Posted in Aturan

Mengapa Judi Dilarang Dalam Islam? Simak Alasanya Berikut Ini!

PKV Games – Masih menjadi perseteruan apakah benar judi itu dilarang dalam islam. Beberapa menyebutkan bahwa melakukan taruhan kecil pun  tidak diperkenankan. Sedangkan ada pula sekelompok  orang yang berpikir bahwa kegiatan ini termasuk dalam kategori bersenang-senang.

Jika berbicara mengenai judi, permainan ini sudah ada sejak zaman dahulu. Bahkan perkembangannya semakin modern. Jika dulu untuk bisa bermain judi orang perlu berkumpul di meja casino, kini tidak perlu lagi. Hanya berbekal smartphone dan kuota internet, orang bisa dengan mudah memainkan permainan dilarang ini.

Tapi mengapa judi dilarang  dalam islam? Apa alasannya? Cari tahu di penjelasan berikut ini ya. Dengan mengetahui alasan judi dilarang, maka kamu bisa mempertimbangkan kembali untuk berhenti memainkan permainan yang dikenal candu ini. yuk baca sampai habis!

Alasan Judi Dilarang Dalam Islam

Ketahui alasan mengapa permainan judi dilarang dalam islam berikut ini,

  1. Perjudian termasuk dalam kekejian

Alasan pertama mengapa  judi dilarang dalam islam sudah ada di dalam kitab suci Al-Quran, tepatnya dalam QS. Al Maidah, Ayat 90-91.

Sehingga harus kamu tahu kalau dengan adanya surah Al Maidah ini larangan yang dilakukan sudah benar. Tidak semestiya kamu masih saja berjudi untuk hal yang tidak penting.

Alasan mengapa judi dilarang dalam islam : “sesungguhnya minuman keras dan judi itu hanyalah  maksud dari  setan yang sangat ingin  menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara manusia. Dan menghalangi kamu untuk mengingat Allah serta lalai melaknakan salat. tidakkah kamu ingin berhenti darinya?” (QS. Al Maidah ayat 91)

Kedua ayat tersebut sudah menjelaskan dengan pasti alasan mengapa judi dilarang dalam agama islam. Karena judi termasuk perbuatan keji yang bisa menghalangimu untuk lebih dekat dengan Allah. Islam mengizinkan semua kegiatan berbentuk kesenangan seperti rekreasi, olahraga, dan lainnya. Tapi dengan keras melarang permainan judi.

  1. Judi melanggar prinsip keadilan

Jika ditelusuri dengan benar mengapa judi dilarang dalam islam, judi justru merugikan pemainnya. Bahkan, judi pun dianggap sebagai permainan tidak menyenangkan yang bisa melanggar prinsip keadilan. Padahal, Islam merupakan agama yang menegakkan prinsip keadilan.

Karena  orang yang bermain judi pkv games sebenarnya menginginkan barang atau uang  yang bukan miliknya. Pemain tidak perlu bekerja keras untuk mendapatkan uang yang bukan miliknya, ia mendapatkannya dari sebuah keberuntungan. Tentu saja hal ini tidak adil.

Alasan mengapa judi dilarang dalam islam, keadilan bahkan sangat dihargai dan dicantumkan dalam pedoman kitab suci Al-Quran, tepatnya dalam QS Al Maidah, ayat 8), berikut artinya

“Wahai orang-orang yang beriman! Jadilah kamu sebagai penegak keadilan. Sesungguhnya Allah menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah kebencianmu terhadap sekelompok di sekelilingmu bisa mendorongmu untuk berlaku buruk atau tidak adil. Berlaku adillah. Karena adil akan membuatmu dekat dengn takwa. Dan bertakwalah hanya kepada Allah. Sungguh!” (QS. Al Maidah, ayat 8)

  1. Mendorong kemalasan dan keserakahan

Jelas sekali alasan mengapa judi dilarang dalam islam. Sesungguhnya, judi itu bisa mendorong  sifat serakah dan rasa malam. Bagaimana mungkin? Yap, pemain judi akan terus bermain  hingga mendapatkan uang atau kemenangan yang sudah ditargetkan. Bahkan tidak jarang yang ingin terus mendapatkan yang lebih banyak sampai  tidak ingin berhenti bermain.

Padahal, judi justru membuat pemain  akan melupakan waktu atau tugas utamanya. Tidak heran pula jika penjudi cenderung tidak suka dengan pekerjaan yang lebih bermanfaat dan serius. Akhirnya, rasa malas selalu ada dan mendorong sifat keserakahan karena tidak bisa mengontrol ego untuk berhenti  bermain.

  1. Menghasut iri hati dan rasa benci

Islam selalu mengajarkan untuk membangun properti atau usaha yang diakui dengan baik dalam agama dan norma masyarakat. Yang kemudian menjadi hak sakral miliknya. Tidak ada pula harta benda yang bisa diambil kecuali dengan adanya jual beli, pertukaran, hingga amalan yang sah. Alasan ini mutlak mengapa judi dilarang dalam islam.

Judi merupakan kegiatan yang melonggar semua  norma  di atas. Akibatnya tentu bisa menimbulkan rasa benci dan menghasut iri hati antar  sesama. Jadi sebisa mungkin untuk menjauhi judi agar terhindar dari sifat-sifat tersebut.

  1. Bersifat adiktif

Tidak sedikit yang berpikir, apa sih salahnya bersenang-senang. Dari sudut pandang agama, apapun yang sudah dilarang tetap tidak boleh dijalankan. Terlebih sudah ada dalam Al-Quran yang merupakan firman Allah SWT yang menandakan mengapa judi dilarang dalam islam sudah sangat jelas.

Judi pun juga bersifat adiktif. Sifat ini tidak hanya membahayakan diri sendiri, tapi juga orang lain.  Energi dari dalam diri akan diserap dengan kebiasaan ini. orang semacam ini nantinya bahkan bisa menjadi benalu dalam masyarakat. Mengapa? Ia hanya menghabiskan semua sumber daya yang dimiliknya dengan cara tidak layak sembari mengabaikan tugas dalam kelompok masyarakat.

  1. Membuat lupa pada Sang Pencipta

Alasan mengapa judi dilarang dalam islam yang ini sudah sangat jelas, yakni membuat manusia lupa kepada Allah SWT. Tidak hanya menunda doa, ia juga lupa menunaikan ibadah wajib seperti salat. Ia bahkan menjadi korban dari sikap serakah akibat judi.

6 alasan di atas sudah cukup menjawab mengapa judi dilarang dalam islam. Judi merupakan perbuatan keji yang memberikan dampak negatif pada diri sendiri dan juga lingkungan. Judi bisa menimbulkan sifat negatif dan membuat diri sendiri menjadi benalu dalam masyarakat. Tidak ingin hal itu terjadi bukan? Maka ganti kesenanganmu dengan hal lain yang lebih bermanfaat!

Posted in Aturan

Larangan Judi Online dari Masa ke Masa

Bandarqq – Larangan Judi Online dari Masa ke Masa merupakan bagian dari sejarah bangsa yang harus diakui. Judi sebuah kebiasaan yang kurang baik, tetapi ada dalam masyarakat sejak zaman primitif hingga saat ini.

Pada zaman dahulu praktik perjudian dilakukan oleh para dukun, untuk memutuskan sebuah ramalan mengenai berbagai peristiwa yang akan terjadi. Pengundian dilakukan menggunakan benda-benda sebagai simbol.

Permaian judi ditanah air mulai dikenal sejak masuknya bangsa eropa, yang membawa judi dadu dan kartu. Bangsa Belanda memperkenalkan judi lotre yang banyak dimainkan di pasar malam pada acara perayaan.

Kini semua jenis perjudian telah dilarang termasuk Larangan Judi Online. Larangan perjudian pertama kali dikeluarkan oleh Presiden Soekarno pada tahun 1965 melalui Keputusan President nomor 133. Selanjutnya larang judi menjadi masalah yang kontrovesial.

Gubernur DKI bapak Ali sadikin melegalkan perjudian di Ibu kota Jakarta pada tahun 1966 hingga 1977. Faktanya dari pajak tempat perjudian yang cukup besar, pembangunan kota Jakarta bisa berlangsung pesat.

Selanjutnya keluarlah perjudian yang dilegalkan dalam bentuk undian olah raga yang dikenal dengan nama undian Yayasan rehabilitasi sosial. Tetapi pelaksana program undian lebih banyak melakukan korupsi dari pada manfaat.

Pada tahun 1978 yayasan ini di bubarkan, sayangnya pada tahun yang sama keluar undian berhadiah lainnya yang diberi nama badan usaha undian harapan yang memiliki program sumbangan dermawan sosial berhadiah.

Setelah undian berhadiah tersebut di bubarkan muncul Kembali undian berhadiah dengan model yang hampir sama hanya dengan nama yang berbeda, seperti tanda sumbangan sosial berhadiah. Ada pula yang bernama kupon sumbangan sosial berhadiah.

Pada tahun 1985 diluncurkan kupon undian berhadiah dengan nama porkas yang mengedepankan sebutan sumbangan untuk kegiatan olah raga dan seni di tanah air. Tetapi efek buruknya dalam kehiduapan masyarakat lebih besar dari pada manfaat yang di dapat.

Namun perjudian dengan dalih penggalangan dana olah raga ini akhirnya di bubarkan pada tahun 1993. Keputusan larangan ini dikeluarkan karena desakkan dari banyak pihak terhadap dampak buruk perjudian, seperti Larangan Judi Online saat ini.

Dan sejak saat itu tidak ada lagi undian resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah. Larangan berjudi bandarqq juga tertuang pada kitab hukum pidana pasal 303. Disini para pemain judi akan diberikan sangsi yang cukup berat.

Pada pasal ini, barang siapa yang terlibat dalam perjudian baik itu pemain maupun bandar akan mendapatkan sangsi. Sangsi yang diberikan adalah hukuman penjara sepuluh tahun atau denda dengan nominal dua puluh lima juta rupiah.

Pasal ini merupakan penyempurnaan undang-undang sebelumnya, yaitu undang-undang tentang penertiban penjudian. Undang-undang nomor 7 tahun 1974 yang menyebut pelaku penjudian sebagai pelanggaran, maka pada pasal 303 dirubah menjadi sebuah kejahatan.

Semakin berkembang teknologi saat ini, maka permainan judi semakin berkembang. Kini situs yang menyediakan perjudian online bisa kita temukan di internet. Dari hari kehari, perkembangannya tergolong pesat.

Karena efek yang ditimbulkan sama dengan judi lainnya, maka diberikan perangkat hukum yang bisa menjadi dasar Larangan Judi Online. peraturan ini dituangkan dalam bentuk undang-undang yang memiliki kekuatan hukum.

Undang-undang nomor 11 dikeluarkan pada tahun 2008 dengan pasal 27 tentang menjadi peraturan yang akan menjerat pelaku perjudian online. perjudian yang dikemas dalam berbagai permaian ketangkasan secara online.

Dalam pasal dijelakan siapa saja yang dengan sengaja dan tidak memiliki hak menyebarkan dan membuat informasi dan atau dokumen elektronik yang mengandung perjudian akan dipidana  sesuai peraturan yang ada.

Hukuman pidana yang diberikan untuk para pelaku transmisi perjudian online ini adalah pidana penjara selama enam tahun. Dapat juga diberikan  denda sebesar satu milyar rupiah. Sangsi ini tertuang pada undang-undang nomor 45 tahun 2016.

Para pelaku perjudian yang dimaksud pada pasal ini adalah mereka yang menawarkan, menyampaikan perjudian dalam bentuk data kepada orang lain baik itu sesaca berkelompok maupun perorangan.

Bisa juga orang yang bertindak sebagai agen maupun bandar yang menyediakan akses untuk melakukan perjudian. Semua itulah yang termasuk palanggar ketentuan larangan judi online yang telah ditetapkan.

Tidak mudah menghilangkan sebuah kebiasaan yang telah menjadi, tradisi secara turun temurun. Keindahan cerita kemenangan bermain judi masih menjadi daya tarik tersendiri bagi pengejar mimpi.

Hal inilah yang dimanfaatkan oleh para bandar judi. Kecanggihan teknologi dimanfaatkan dengan maksud mengeruk keuntungan sebanyak-banyak. Sehingga kehidupan masyarakat  akan makin terpuruk.

Untuk mencegah maraknya perjudian dan sebagai tindak lanjut larangan judi online. Kemenkominfo bekerjasama dengan operator online, memblokir situs-situs yang terdeteksi melakukan permaian judi online.

Hal ini terbukti efektip untuk menekan perjudian yang makin marak belakangan ini. Sayangnya cara ini juga berdampak pada situs yang tidak melakun perjudian tapi terdeteksi sebagi situs judi karena beberapa kontennya.

Teknologi internet yang terus berkembang memang memberikan celah-celah baru untuk dimanfaaatkan para pelaku perjudian online. Tetapi sudah seharusnya usaha untuk memberantasnya terus dilakukan.

Provider internet juga terus mengembangkan teknologi yang bisa mencegah praktek perjudian pada salurannya. Pemerintah dalam hal ini kemnenkominfo juga terus mencari cara terbaik untuk membatasi peraktek perjudian.

Terlepas ada tidaknya hukum yang berlaku sudah selayaknya, pertimbangan baik buruk perjudian dikembalikan pada masing-masing invididu. Sudah terbukti sejak zaman dulu kala, pemain judi tidak pernah marasa cukup.

Jadi untuk apa melakukan pekerjaan yang sia-sia. Hanya menyisakan kesedihan dan kehancuran. Adanya larangan judi online seharusnya bisa menjauhkan masyarakat dari praktik perjudian.