5 Dalil Mengenai Hukum Judi Online Menurut Islam

bandarqq – Judi dikenal sebagai salah satu aktivitas yang cukup merugikan. Meski demikian, banyak orang yang tertarik untuk memainkannya dan bahkan merasa ketagihan. Sementara itu, bagaimana hukum judi online menurut islam? Bagi Anda yang ingin tahu jawabannya, simaklah penjelasan berikut ini :

  1. Digandengkan bersama khamr,  mengundi nasib serta berkorban bagi berhala 

Sesuai dengan penjelasan yang ada di surat Al Maidah ayat 90. Dalam ayat tersebut dijelaskan bahwa judi digandengkan bersama dengan khamr atau qimar, al azlam serta al anshab. Khamr atau al khamru adalah jenis minuman yang apabila diminum maka dapat menimbulkan mabuk bagi siapa pun yang mengkonsumsinya, hingga hilang akal. Sedangkan al anshab adalah tindakan berkurban yang justru ditujukan bagi berhala. Hal tersebut haram karena dinyatakan sebagai sarana ibadah bagi berhala. Bagian-bagian tersebut dinyatakan sebagai hal yang diharamkan, karena itulah judi pun menjadi salah satu hal yang diharamkan pula.

  1. Judi berarti najis

Judi juga dinyatakan sebagai najis atau ar rijs. Sedangkan Ar rujz dikenal sebagai kata yang berarti dosa dan hal-hal yang berbahaya. Tidak hanya itu, sebutan ar rijs juga disematkan dalam penyebutan berhala. Hal ini ditandai dalam ayat Al Qur’an dari surat Al Hajj ayat 30 yang menyebutkan berhala dengan  penjelasan sebagai najis di bagian belakangnya. Sedangkan sebutan rujz sebagai hal yang harus ditinggalkan itu terdapat di dalam surat Al Mudatsir ayat 5. Dalam ayat tersebut, disebutkan sebagai perbuatan dosa dan tentunya harus ditinggalkan.

situs bandarqq terbaik

  1. Judi sebagai amalan setan 

Selain dikenal sebagai hal yang diharamkan, Allah SWT juga menyatakan bahwa judi adalah salah satu amalan setan. Untuk itu, judi pun dinyatakan sebagai hal yang haram. Karena seperti yang Anda tahu, setan sangat senang menyesatkan manusia, dan judi menjadi alat yang digunakannya.

Selain itu, setan sendiri dikenal sebagai musuh yang nyata, karena kedatangannya pada manusia tidak lain untuk mengelabui serta membuat permusuhan di antara sesama manusia. Hal ini pun diperkuat melalui penjelasan pada surat Fathir ayat 6. Seperti halnya yang dilakukan setan pada Nabi Adam AS serta Siti Hawa yang mengelabui mereka dengan menyatakan bahwa dirinya adalah  pemberi nasehat bagi mereka yang tercantum dalam Surat Al A’raf ayat 21. Dari kejadian tersebut diketahui, bahwa Nabi Adam AS serta Siti Hawa telah ditipu oleh setan, sehingga mereka pun harus dikeluarkan dari Syurga. Dari penjelasan tersebut, Allah SWT, kembali memberikan peringatan bagi seluruh umat manusia untuk tidak mengikuti amalan setan seperti halnya yang telah dilakukan oleh Nabi Adam AS serta Siti Hawa. Hal tersebut tercantum dalam Surat Al A’raf ayat 27.

  1. Perintah Allah SWT untuk menjauhi judi 

Selain beberapa penjelasan di bagian atas tadi, Allah SWT juga menyatakan perintahnya untuk menjauhi diri dari 4 hal yaitu judi, Al khamr, al anshab serta Al azlam. Dalam hal ini dinyatakan istilah Al Ijtinab yang dikenal dengan makna mendalam daripada istilah at tark. Sementara itu, al ijtinab sendiri dikenal dengan artinya yaitu menjauhkan diri darinya yang mana makna dari kata tersebut lebih dalam dibandingkan dengan kata tinggalkan ia. Karena untuk istilah at tark sendiri umumnya tidak mengharuskan penjauhan diri. Sedangkan untuk al ijtinab justru mengharuskan untuk meninggalkan serta menjauhi dan bahkan memintanya untuk pergilah ke arah yang jauh.

Judi menjadi salah satu hal yang harus dijauhi, karena apabila ada seseorang yang mendekat padanya, maka besar kemungkinan bagi dirinya untuk terjerumus ke dalamnya. Tidak heran jika kemudian Allah SWT meminta para hambanya untuk tajannub atau menjauhinya.

  1. Judi menimbulkan permusuhan 

Dalil mengenai judi selanjutnya terdapat dalam surat Al Maidah ayat 91 yang mana dalam ayat tersebut dinyatakan bahwa judi serta meminum khamr dapat menimbulkan permusuhan juga kebencian di antara sesama manusia. Hal ini berkaitan dengan dampak buruk dari aktivitas judi yang mana dapat menimbulkan pertentangan, permusuhan dan bahkan hingga pemutusan hubungan di antara saudara seiman menjadi pribadi yang saling membenci.

Demikianlah kiranya penjelasan singkat mengenai judi serta hukum yang berkaitan dengannya dalam pandangan islam disertai dengan penjelasan dalil yang dimilikinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *